
Lukas 2 : 52
“Dan Yesus makin bertambah besar dan bertambah hikmatNya dan besarNya, dan dikasihi oleh Allah dan manusia”
Yesus itu adalah Allah. Dia telah ada bahkan sebelum dunia ini ada. Dia panggil kita dengan berbagai cara, ada yang diyakinkan dengan Firman Allah, ada dengan pujian, ada karena sakit, namun prosesnya bermuara pada sebuah pertumbuhan rohani.
Keluaran 23:25, “Tetapi kamu harus beribadah kepada Tuhan Allahmu, maka Ia akan memberkati roti makananmu dan air minumanmu dan Aku akan menjauhkan penyakit dari tengah-tengahmu.”
I Timotius 6:6, “Memang ibadah itu kalau disertai dengan rasa yang cukup, memberi keuntungan yang besar.”
Dengan beribadah maka terjadilah pertumbuhan rohani, kalau rohani bertumbuh otomatis jasmani ikut bertumbuh.
Patokannya adalah Firman Allah
Karena karunia akan bekerja kalau ada dorongan penyerahan dan ketaatan. Tanpa dorongan karunia tidak akan bekerja, namun Yesus semakin hari semakin besar, semakin berkembang dan hal itu tidak disukai oleh imam-imam, orang parisi dan ahli taurat akhir zaman tidak suka.
Bagaimanapun juga kita harus bertumbuh seperti Yesus. Sekarang dengan apa kita dapat mengukur iman kita, kalau tantangan kecil, kita tergeletak berarti iman masih kecil.
Yesus melayani bukan nanti 3,5 tahun mengerjakan pekerjaan Bapa, tapi sejak usia 12 tahun sudah melayani oleh karena keramaian di Yerusalem akhirnya Yusuf dan Maria terpisah dengan Yesus, demikian juga kita oleh karena hirup-pikuk dunia ini kita terpisah dengan Yesus di Yerusalem, di bukit Sion ada seperti yang dikatakan dalam :
I Korintus 14:26, “… yang seorang bermazmur, yang lain pengajaran, atau pernyataan Allah, atau karunia bahasa roh, atau karunia menafsirkan bahasa roh, tetapi semuanya itu harus dipergunakan untuk membangun.”
Di Yerusalem kita akan mendapat damai (Yerusalem artinya Kota Damai).
Supaya terjadi pertumbuhan, tinggalah di Yerusalem. Tetap sabar, taat dan hidup dalam pergumulan maka pasti kita akan bertumbuh dan berkembang di dalam Yesus.


No comments:
Post a Comment