February 7, 2010

Congratulations

Gembala Sidang dan Seluruh Jemaat Immanuel Manado

mengucapkan

Selamat atas Kelahiran

Falencia Pricilia Kambong

Putri Pertama Anak Kedua dari Kel. HT Kambong Ranting

pada Hari Minggu 7 Februari 2010

di RSUP Prof Kandou Malalayang Manado.

January 19, 2010

Dua Macam Kematian


Wahyu 14:13, Maka kudengar sutu suara dari langit berkata : "Suratkanlah seperti yang demikian ini. Berbahagialah segala orang yang mati, yaitu mati didalam Tuhan daripada sekarang ini. Bahkan kata Roh itu mereka itu akan berhenti daripada segala kelelahannya, karena segala perbuatannya mengikut menyertai mereka itu".

Berbahagialah orang yang sudah mati di dalam Tuhan yaitu seperti ayat tersebut diatas.

Kematian itu ada 2 macam :

1. Kematian orang yang beriman.

Kematian ini adalah kematian yang berbahagia karena apabila orang beriman mati tinggalkan dunia ini, rohnya terangkat ke Firdaus dan tubuh jasmaninya kembali ke abu tanah.

Apabila seorang yang mati, rohnya itu ditunggui oleh malaikat Tuhan. Setelah Roh Tuhan itu meninggalkan tubuh jasmaninya, rohnya itu kemudian terangkat seperti kilat menuju ke Firdaus.

Mati artinya : Tidak bernafas lagi.
Dan kematian orang beriman dalah kematian yang sempurna karena nyawa dan rohnya terlepas dari tubuh, berpisah dan berhenti dripada segala kelelahannya. Kematian seorang beriman bukan berarti suatu ketakutan, bahkan kematian ornag yang beriman adalah indah kepada pemandangan Tuhan (Mazmur 116:15, Bahwa amat indahlah kepada pemandangan Tuhan matinyaa segala kekasihnya.)
Sangat berharga sekali seperti suatu benda yang sangat mahal harganya. Harga satu jiwa orang beriman di hadapan Tuhan adalah sangat berharga dan harganya adalah lebih daripada seisi dunia ini.
Perhatikan Matius 16:26 yang berkata "Apakah untungnya kepada seseorang, jikalau ia beroleh segenap dunia ini, tetapi jiwanya binasa? atau apakah yang patut diberi orang akan menebus jiwanya?

Oleh karena itu FT dikatakan bahwa kematian adalah lebih utama daripada kelahiran.
Perhatikan Alkatib 7:1 yang berkata "Bahwa terutamalah nama yang baik daripada minyak bau-bauan dn baiklah hri orng mati daripad hri jadinya."
Itu sebabnya orang yang mati dlm Tuhan (Iman) dalah berharga karena dia telah berhenti daripada segala kelelahannya dan dia akan beroleh perhentian kekal.

2. Kematian orang yang tidak beriman (tidak percaya Tuhan)

Kematian ini adalah kematian yang mengerikan sekali sebab jiwa mereka mengalami penyiksaan yang besar sesudah roh meninggalkan tubuh jasmaninya dan langsung masuk ke lubang yang tak terduga dalamnya yang disebut Neraka.

Seperti pengalaman dalam perumpamaan Orang Kaya dan Lazarus yang tertulis dalam Lukas 16:19-31. Dan penyiksaan ini berjalan terus sampai akhir 1000 tahun Masa Damai.
Mereka akan dibangkitkan pda Kebangkitan Kedua dan mereka itu akan diadili dan kalau nama mereka tidak tertulis dalam Kitab Hayat, maka mereka akan dicampakkan kembali ke Api Neraka yang kekal.
Jadi sekali lagi orang yang mati di luar Tuhan pada saat rohnya keluar dari tubuhnya, rohnya akan masuk dalam kegelapan malam.

2 Petrus 2:9-27
Sebab itu dari sekarang saatnya kita sadar bahwa sesudah mati, kita diperhadapkan dengan 2 pilihan :
1. Dalam Tuhan, yaitu menuju Firdaus sampai ke Yerusalem (Galatia 4:26)
2. Di luar Tuhan, menuju ke lubang yang tak terduga dalamnya

Jalan mana yang Anda pilih?